IKLAN PEMBODOHAN

Posted: September 14, 2012 in Uncategorized

Dalam dunia modern seperti saat ini, iklan merupakan sebuah hal penting yang tidak bisa dihilangkan dalam kehidupan. Berbagai hal memerlukan iklan untuk dapat dikenalkan kepada masyarakat. Iklan juga diperlukan untuk mempengaruhi masyarakat agar menjadi seperti yang diharapkan pembuat iklan. Tidak hanya itu, iklan juga merupakan cara untuk mendapatkan keuntungan bagi para produsen.

Salah satu media penyampaian iklan adalah televisi. Televisi menjadi media yang sangat mudah untuk menampilkan iklan. Iklan dapat dikemas dalam berbagai ide kreatif dengan tujuan untuk mendapatkan perhatian dari penonton televisi. Dalam sebuah acara televisi akan banyak sekali kita menjumpai iklan yang tentunya dengan ide dan cerita berbeda. Dalam satu acara televisi yang ratingnya cukup bagus kita akan menjumpai lebih dari lima belas iklan yang berbeda.

Kenyataan saat ini, sering kita jumpai iklan televisi yang tidak mendidik dan cenderung menampilkan kebohongan. Banyak iklan yang menampilkan kemustahilan yang seolah-olah dapat terjadi. Iklan televisi juga banyak menampilkan kebohongan semata. Berbagai hal dilakukan untuk mendapatkan perhatian dari penonton televisi tanpa memperhatikan efek yang akan ditimbulkan. Hal ini dapat berakibat buruk bagi pola pikir masyarakat.

Berbagai iklan televisi yang tidak mendidik sering kita jumpai. Sebagai contoh adalah iklan biore, ponds, dan kecap sedap. Dalam iklan iklan ini banyak unsur-unsur yang tidak mendidik. Unsur kebohongan juga terdapat dalam iklan tersebut. hal ini tentu dapat memberikan oengaruh buruk bagi penonton televisi.

Dalam iklan biore, penonton televisi akan menyaksikan sebuah cerita yang tidak mendidik. Iklan ini diawali ketika ada seorang cewek dengan wajah yang sebenarnya cantik, dengan pakaian ala grunge, berbaju lapis flanel dengan kaos sebagai dalaman, celana jeans dan berkacamata tebal, tampak bingung. tanpa alasan yang jelas ia kemudian memotong rambutnya, mengganti pakaianya dengan pakaian yang lebih girlie berwarna pink, melepas kacamatanya. Kemudian dia mandi dengan Biore. Selasai mandi dia kemudian jalan-jalan dengan teman-temanya dengan wajah bahagia dan tidak nampak kebingungan. Dalam iklan ini yang menjadi slogan adalah “senangnya jadi diri sendiri”. Sekilas tidak ada hal yang aneh dari iklan ini. Akan tetapi, bila kita pahami iklan ini memberikan kesan bahwa seseorang yang berpakaian ala grunge, berkacamata dan sedikit cuek itu tidak baik. Hal ini akan berpengaruh terhadap pola pikir bahwa seorang cewek harus berpenampilan standar dan mengikuti mode. Dari sini dapat kita pertanyakan slogan dari iklan ini.[i]

Iklan kedua yang tidak mendidik adalah iklan kecap sedap. Iklan ini menceritakan ketika ada seorang anak kecil  yang makan dengan lauk kerupuk yang diolesi dengan kecap sedap. Tampak si anak kecil ini sangat lahap menyantap nasi kecap ini. Setelah kecapnya habis ia berteriak-teriak seperti anak yang tidak dituruti permintaannya. Begitu ibunya memberikan kecap Sedap ia pun gembira lagi sambil melanjutkan makan yang terlihat urakan. Pada akhir iklan ini terdapat slogan yang berbunyi “gak bisa makan tanpa kecap sedap”. Iklan ini tentu mengajarkan sesuatu yang salah. Bagaimana anak kecil diajarkan untuk makan hanya dengan kecap. Memang ini hanayalah slogan dari produsen untuk menarik konsumen. Namun,  sebuah bahasa iklan yang salah juga dapat membentuk budaya yang salah. Beberapa bahasa iklan telah menjadi tren di masyarakat, sering diucapkan dan tanpa sadar juga dilakukan. Hal lainnya yang tidak mendidik ialah cara makan anak yang terlihat urakan. Hal ini juga bisa membentuk suatu budaya yang salah apalagi bila sering dilihat oleh anak. Seorang anak biasanya senang menirukan apa yang mereka lihat.[ii]

Iklan ketiga yang tidak mendidik dan menjerumuskan adalah iklan Ponds White Beauty. Dalam seri iklan produk kecantikan ini, diceritakan ada seorang perempuan yang memiliki wajah kusam. Dia kemudian menggunakan produk ponds white beauty. Beberapa minggu kemudian dia telah berubah menjadi perempuan yang sangat cantik dengan wajah cerah dan tampak begitu percaya diri. Dengan kepercayaan diri yang tinggi, dia kemudian berjalan menyusuri jalan kota. Para lelaki yang sedang beraktifitas teralihakan perhatianya karena kehadiran perempuan cantik ini. Dengan hanya menggunakan jarinya ia kemudian memilih lelaki yang paling ia sukai. Dan dengan hanya menggunakan telunjuknya ia mampu mengubah penampilan lelaki yang ia sukai. Pada akhir iklan ini dua orang yang baru saling kenal melakukan adegan ciuman di ujung jalan.

Iklan Ponds ini sangat tidak mendidik. Iklan ini memberikan pesan bahwa wanita cantik dapat melakukan apa saja yang ia sukai. Selain itu, dalam iklan ini digambarkan bagaimana sikap seorang wanita yang tidak sepantasnya. Bahkan, iklan ini juga memberi pengaruh buruk terhadap masyarakat dengan adanya adegan akan berciuman di tempat umum. Hal ini tentu akan berakibat buruk pada pemikiran generasi muda di Indonesia ini.

Iklan memang bertujuan untuk mencari keuntungan. Akan tetapi, tidak sepantasnya jika produsen menampilkan iklan yang sifatnya tidak mendidik atau bahkan menjerumuskan. Hal ini tentu membuat kita harus berpikir kritis dalam menyerap setiap iklan yang ada di televisi. #BRIDGINGCOURSE04

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s